Identifikasi Peluang Usaha Baru
Orientasi Eksternal dan Internal
Keingintahuan dan minat pada apa yang terjadi di dunia merangsang orientasi Eksternal
Orientasi internal merangsang penggunaan sumber daya - sumber daya pribadi untuk mengidentifikasi peluang venture baru.
Orientasi Eksternal didapat dari :
1. Konsumen:kita bisa mendapatkan ide usaha baru dari [calon] konsumen, yaitu dengan mencoba memenuhi kebutuhan mereka yang mungkin belum terpenuhi oleh produk/jasa yang telah ada. Misalnya: kita tahu bahwa konsumen menginginkan adanya jasa pendidikan untuk anak-anak yang dibuat secara customize [khusus], maka kita bisa menawarkan produk jasa bimbingan untuk sistem home schooling
2. Perusahaan yang telah ada:kita bisa melakukan pengamatan terhadap usaha-usaha yang kira-kira bisa diterima oleh pasar dan melakukan modifikasi atas usaha tersebut sehingga punya keunggulan yang lebih. Misalnya: kita tahu bahwa batik ternyata sedang digemari oleh masyarakat, maka kita bisa membuka usaha toko atau produsen batik, tetapi dengan penambahan value tertentu [misalnya merek atau rancangan yang menarik]. Perlu diingat, meskipun kita seakan-akan mencontoh dari usaha yang telah ada, kita tetap harus tunduk dengan aturan yang berlaku, misalnya aturan tentang hak paten dll.
3. Saluran distribusi:kita juga bisa mendapatkan ide usaha/produk baru dari saluran distribusi karena merekalah yang langsung berhubungan dengan konsumen sehingga biasanya lebih paham tentang keinginan konsumen. Misalnya: saat ini kita sudah memproduksi donat yang dititipkan ke warung-warung [warung di sini termasuk saluran distribusi], maka kita bisa meminta masukan dari si pemilik warung, kira-kira jenis jajanan apalagi yang disukai oleh konsumen
4. Pemerintah:ide usaha bisa di dapat dari berbagai macam peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Misalnya: pemerintah mengeluarkan larangan ekspor rotan mentah, maka kita bisa mendirikan usaha pengolahan rotan
5. Penelitian dan pengembangan:ide usaha baru seringkali didapat dari hasil penelitian dan pengembangan yang berhasil menemukan produk baru. Misalnya: kita berhasil menemukan cara untuk membuat brownies yang enak dari ampas tahu, maka kita bisa mengembangkan penemuan tersebut sebagai usaha baru
Orientasi Internal didapat dari :
Penggunaan sumberdaya pribadi: kita bisa melihat apa ada sumberdaya yang telah kita miliki yang kira-kira bisa kita manfaatkan sebagai usaha baru. Misalnya: kita hobi dan memiliki banyak koleksi komik, maka kita bisa mencoba membuka usaha penyewaan komik
Tiga Tahap penggunaan sumber daya – sumber daya internal yaitu :
1. Analisa konsep hingga bisa terdefinisi dengan jelas, termasuk penguraian masalah yang perlu dipecahkan
2. Penggunaan daya ingat untuk menemukan kesamaan dan unsur-unsur yang nampaknya berhubungan dengan konsep dan masalah-masalahnya
3. Rekombinasi unsur-unsur tersebut dengan cara baru dan bermanfaat untuk memecahkan masalah-masalah dan membuat konsep dasar bisa dipraktekkan
Proses inovasi :
1. Wirausahawan melihat adanya kebutuhan
2. Mengumpulkan data dan mendefinisikan konsep-konsep
3. Menguraikan masalah-masalah
4. Menggunakan daya ingat untuk mencari kesamaan
5. Menemukan kesamaan dan gagasan yang berhubungan
6. Melihat bagaimana menggabungkan kesamaan dan gagasan yang berhubungan
7. Mencari pemecahan sementara
8. Meneliti pemecahan dengan hati-hati
9. Bergerak terus jika semuanya baik
10. Mencapai keberhasilan
Sumber Gagasan Bagi Produk dan Jasa Baru :
Pencarian bermacam-macam gagasan yang menjanjikan merupakan titik pangkal dalam proses pengembangan produk baru. Penggalian gagasan terentang mulai dari perbaikan tambahan atas produk yang ada sekarang sampai ke produk yang sama sekali baru bagi pasar dunia.
Sumber Gagasan
Titik awal sebuah program produk baru yang efektif di segenap penjuru dunia adalahsebuah sistem informasi yang menggali ide produk baru dari semua sumber yang secarapotensial berguna, dan menyalurkan ide tersebut ke dalam penyaringan yang relevan danpusat-pusat keputusan di dalam organisasi.
Tujuannya adalah membuat suatu pemunculan gagasan dan program evaluasi yangmemenuhi kebutuhan perusahaan. Bagi sebagian besar perusahaan, program pencarianide kemungkinan akan ditujukan dalam rentang produk dan keterlibatan pasar yang konsisten dengan misi dan tujuan korporat dan strategi unit bisnis.
• Pelanggan
Konsep pemasaran menyatakan bahwa kebutuhan dan keinginan pelangganmerupakan tempat logis untuk memulai pencarian gagasan produk baru.Perusahaan-perusahaan teknis dapat mempelajari banyak hal dengan mengkajipara pelanggan utama mereka.
• Eksportir
Perusahaan yang terjun di pasar internasional hanya melalui eksporberkepentingan dengan ide-ide dari pasar asingnya, tetapi perusahaan secara fisiktidak hadir di sana. Para distributor dapat dihitung sebagai bagian dari jaringaninteljen perusahaan.
• Manajemen Puncak
Manajemen puncak dapat pula menjadi sumber gagasan produk baru. Beberapapimpinan perusahaan mengemban tanggung jawab pribadi atas inovasi teknologisdi dalam perusahaan mereka.
• Licensees
Pemegang lisensi adalah pihak independen yang terikat untuk membayar royaltiatas apa yang mereka produksi dan jual, tetapi biasanya tidak terikat kerja samadalam cara lainnya.
• Usaha Patungan
Ancangan usaha patungan untuk pasar asing memberikan suara manajemenperusahaan internasional di dalam perusahaan lokal. Jika mitra nasionalmempunyai ekuitas yang signifikan dalam usaha patungan, mitra tersebut akanmemiliki kepentingan dalam mengklaim, atau paling tidak memiliki bersama, idedan pengembangan produk baru.
• Anak Perusahaan
Satu-satunya keterbatasan menggunakan anak perusahaan asing sebagai bagiandari perencanaan produk terletak dalam ukuran anak perusahaan tersebut dandalam organisasi internasional perusahaan.
• Pesaing
Perusahaan dapat mencari ide produk yang baikdengan mempelajari produk danjasa pesaingnya. Mereka dapat mempelajari dari para distributor, pemasok, danperwakilan penjualan, apa yang dilakukan oleh kempetitornya.
• Departemen Produk Baru Internasional
Salah satu ancangan untuk mencari jalan keluar dari masalah tingginya volumearus informasi yang dibutuhkan guna mengamati secara memadai peluang produkbaru, dan selanjutnya menyaring peluang-peluang ini guna mengidentifikasicalon-calon yang akan diselidiki lebih jauh adalah departemen produk baru dikantor pusat.
Proses Perencanaan dan Pengembangan Produk :
• Tahap Gagasan
Proses pengembangan produk baru berawal dari pencarian ide. Ide produk baru dapat berasal dari sejumlah sumber, misalnya departemen riset dan pengembangan, konsumen, ilmuwan, pesaing, karyawan (terutama wiraniaga), anggota saluran distribusi (distributor), dan manajemen puncak. Biasanya gagasan yang muncul dari sisi teknologi pemisahaan cenderung akan dirunuskan dalam technological terms (misalnya, gagasan mobil baru didasarkan pada desain yang diperbaiki untuk aerodinamis) atau karakteristik fisik (seperti ponsel baru yang lebih ringan dan kecil). Bila gagasan berasal dari konsumen atau distributor, kecenderungannya adalah bahwa ide tersebut dijabarkan dalam konteks manfaat pemecahan masalah (misalnya, koper atau tas yang dapat mudah dimasukkan ke dalam overhead compartment di pesawat). Oleh sebab itu, konsep produk baru harus dinyatakan dalam dua aspek: (1) spesifikasi manfaat yang bakal diterima oleh para pelanggan potensial; dan (2) definisi atribut fisik atau teknologi yang dapat menghasilkan manfaat-manfaat tersebut.
• Tahap Konsep
Tahap penyaringan ide terdiri atas sejumlah aktivitas yang dirancang untuk mengevaluasi suatu konsep produk baru. Konsekuensinya, akan ada banyak konsep baru yang dieliminasi dalam tahap ini. Setidaknya, informasi yang diperoleh dalam tahap penyaringan dapat membantu pihak manajamen untuk: (1) memproyeksikan tingkat permintaan potensial, (2) mengidentifikasi peluang keberhasilan produk, dan (3) memperkitakan tingkat kanibalisasi. Kegiatan-kegiatan penyaringan dapat meliputi studi potensi pasar (market potensial studies), pengujian konsep (concept test), dan model skoring (scoring model).
• Tahap Pengembangan Produk
Ide-ide yang menarik harus disempurnakan menjadi konsep produk yang dapat diuji. Ada perbedaan antara ide produk, konsep produk, dan citra produk. Yang dinamakan ide produk adalah produk yang mungkin ditawarkan perusahaan ke pasar. Konsep produk merupakan versi yang lebih rinci dari suatu ide yang dinyatakan dalam istilah yang dimengerti konsumen. Sedangkan citra produk ialah gambaran khusus yang diperoleh konsumen mengenai produk yang masih potensial ataupun yang sudah aktual.
Pengembangan produk merupakan upaya teknis yang mengubah suatu konsep menjadi produk nyata (working product). Dalam hal ini terdapat tiga kegiatan utama yang saling berkaitan:
a. Pengembangan arsitektur produk (product architecture) yang merupakan spesifikasi bagian-bagian, komponen, rakitan, dan teknologi serta keterkaitannya yang menghasilkan fungsi sesuai dengan apa yang diinginkan. Jadi, arsitektur produk merupakan rencana dasar yang memastikan bahwa konsep produk bakal diimplementasikan.
b. Aplikasi desain industri (industrial design), yaitu proses menciptakan dan mengembangkan spesifikasi produk yang dapat mengoptimalkan fungsi, nilai, dan tampilan produk. Aktivitas ini biasanya dilakukan para perancang profesional yang bekerja dalam tim lintas fungsional.
c. Penilaian atas persyaratan/kebutuhan manufaktur dan uji kinerja yang selanjutnya bermanfaat untuk memperoleh informasi berkenaan dengan keputusan penetapan harga dan biaya pemasaran lainnya.
sumber : www.google.com
Rabu, 16 Maret 2011
EVALUASI PELUANG USAHA BARU
EVALUASI PELUANG USAHA BARU
Sebelum memulai usaha baru hal pertama yang harus dilakukan adalah menganalisa usaha tersebut apakah usaha tersebut layak untuk dilanjutkan ketahap berikutnya atau tidak.Tingginya modal usaha menjadikan perlunya dilakukan penelitian yang komprehensif dan sistematisyang nantinya akan menentukan kelayakan dsan kemampuan dalam memperoleh keuntungan dari usaha baru tersebut dalam wktu yang lama.
1. Penetapan Kelayakan Usaha Baru
Banyak dana telah dikeluarkan didalam memulai usaha baru dan juga yang mengalami kebangkrutan dalam satu atau dua tahun. Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan usaha baru adalah kendali wirausahawan
Alasan utama kegagalan usaha baru adalah :
1. Pengetahuan pasar yang tidak memadai kelemahan ini termasuk juga kurangnya informasimengenai potensi permintaan untuk produk, untuk ukuran pasar sekarang dan masa yang akan datang, pangsa pasar yang bisa diharapkan secara realistis, dan metode distribussi yang memadai.
2. Kinerja produk yang salah seringkali produk baru tidak berfungsi seperti yang disebutkan yang ddisebabkan terlalu cepatnya pengembangan produksi dan uji ccoba produk, atau kendali mutu yang tidak memadai.
3. Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak efektif hasil yang buruk sering menunjukan usaha promosi yang salah arah dan tidak memadai dan kurangnya kemampuan dalam memecaahkan masalah yang ada dalam penjualan, pelayanan, atau kedekatan dengan pasar.
4. Tidak disadarinya tekanan persaingan usaha baru sering gagal karena wirausahawan tidak memperhitungkaan reaksi yang mungkin dilaakukan pesaing, seeperti potongan harga yang tinggi,atau diskon khusus kepada konssumen.
5. Keusangan produk yang terlalu cepat umur dari produk baru ceenderung semakin pendek, pada banyak industi kemajuan teknologi demikian cepat sehingga produk baru cepat usang sesudah diperkenalkan ke pasaran atau konssumen.
6. Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat, pemilihan waktu yang salah sering menyebabkan kegagalan,dikaareenaakan belum adanya permintaan pasar, atau keterlambatan produk tersebut diperkenaalkan ke pasaran.
7. Kapitalisasi yang tidak memadai, pengeluaran operasi yang tidak diprediksi, investasi yang berlebih-lebihan pada asset tetap, dan kesulitan keuangan yang berkaitan, masalah finansial tersebut merupakan penyebab kegagalan usaha baru.
2. Analisa Kelayakan Teknis
Setiap gagasan kewirausahaan apakah itu berupa produksi barang atupun jasa mempunyai aspek teknis yang haarus dianalisa sebelum gagasan usaha tersebut di implementasikan ke usaha yang seebenarnya. Ada dua langkah penting didalam proses analisa kelayakan teknis yaitu:
1. Identifikasi spesifikasi teknis penting.
2. Uji coba produk atau jasa untuk menemukan apakah ia memenuhi spesifikasi kinerja.
3. Identifikasi spesifikasi teknis penting
Evaluasi gagasan baru hendaknya dimulai dengan identifikasi persyaratan teknis yang kritis terhadap pasar.Persyaratan teknis yang paling penting adalah :
Disain fungsional dari produk dan daya tarik penampilannya
Fleksibilitas, memungkinkan adanya modifikasi ciri luar dari produk untuk memenuhi permintaan konsumen atau perubahan teknologi dan persaingan
4. Pengembangan dan Uji Coba Produk
Pengembangan dan uji coba produk termasuk juga studi rekayasa, uji laboratorium, evaluasi bahan baku alternatif, dan fabrikasi model dan prototip untuk uji lapangan. Untuk setiap tahap pengujian hasil negatif dan positif harus ditimbang dan dilakukan penyesuaian yang perlu.
5. Penilaian Peluang-Peluang Pasar
Tujuan dari pemasaran adalah memenuhi permintaan pelanggan.Riset Pasar adalah pengumpulan, pencatatan dan analisis secara sistematis, atas informasi yang berkaitan dengan pemasaran dan jasa.Riset pasar dapat membantu :
1. Menemukan pasar yang menguntungkan
2. Memilih produk yang dapat dijual
3. Menentukan perubahan dalam perilaku konsumen
4. Meningkatkan teknik-teknik pemasaran yang lebih baik
5. Merencanakan sasaran yang realistik
Tujuan riset pasar adalah mengumpulkaan informasi untuk pengambilan keputusan pada perasaan dan peendapatnya sendiri. Tiga aspek utama bagi riset pasar adalah :
1. Penelitian potensi pasar dan identifikasi pelanggan (pemakai) potensial.
2. Analisa seberapa besar perusahaan baru tersebut bisa memanfaatkan potensi pasar.
3. Penentuan peluang nyata pasar dan resiko-resiko melalui uji coba pasar.
6. Analisa Potensi Pasar
Penelitian mengenai potensi pasar bagi usaha baru mungkin melibatkan penilaian subyektif dan pribadi; tidak selalu ilmiah
7. Identifikasi Pasar Potensial
Potensi pasar adalah ungkapan mengenai peluang penjualan maksimum untuk produk atau jasa tertentu selama periode waktu yang ditentukan (misal: 1 tahun)
Langkah-langkah untuk mengidentifikasi dan mengestimasi potensi pasar adalah sbb :
1. Identifikasi pemakai akhir tertentu dari produk atau jasa
2. Identifikasi segmen pasar pokok, yaitu, kategori pelanggan yang relatif homogen
3. Menemukan atau memperkirakan volume pembelian potensial dalam tiap-tiap segmen pasar dan volume total dari semua segmen
Jawaban bagi pertanyaan berikut ini akan memudahkan perusahaan untuk mengidentifikasi pemakai potensial :
— Siapa yang merupakan pembeli potensial dari produk?
— Dimanakah pemakai potensial bertempat?
— Mengapa pelanggan potensial ingin membeli produk ini? Apa kebiasaan membeli mereka? Seberapa sering mereka membeli produk ini? Berapa jumlah rata-rata tiap pesanan?
— Berapa jumlah total permintaan produk ini? Berapa jumlah rata-rata tiap pesanan?
— Berapa jumlah total permintaan produk ini setiap bulannya atau setiap tahunnya?
— Bagaimana siklus permintaan?
— Bagaimana potensi pertumbuhan dari pasar ini?
8. Analisa Kelayakan Finansial
Adalah landasan untuk menentukan sumber daya finansial yang diperlukan untuk tingkat kegiatan tertentu dan laba yang bisa diharapkan
Langkah-langkah dalam analisa kelayakan finansial :
• Analisa semua kewajiban finansial dan kebutuhan pengeluaran secara mendetail
• Proyeksi sumber daya finansial yang tersedia dan dana-dana yang akan dihasilkan dalam operasi perusahaan
• Penting untuk menentukan secara sistematis aliran masuk, aliran keluar operasional yang diantisipasi dan aliran kas netto untuk periode waktu tertentu
• Apakah ia akan menghasilkan pengembalian pada modal yang diinvestasikan yang memuaskan
9. Penilaian Kemampuan Organisasional
Setiap bisnis usaha membutuhkan orang-orang dengan berbagai jenis keterampilan dan bakat untuk bekerja sama mencapai tujuan organisasional.
Dalam penilaian ini dilakukan :
• Penentuan kebutuhan personalia dan perancangan struktur organisasi awal
• Perbandingan kebutuhan dan ketersediaan personalia
Analisa Persaingan
Setiap bisnis usaha umumnya cenderung menghadapi dua jenis tekanan persaingan:
1. Persaingan langsung dari produk atau jasa yang identik dengan produk perusahaan itu pada pasar yang sama
2. Tekanan tidak langsung dari barang subtitusi
Pendekatan pragmatis untuk menganalisa tekanan persaingan dipusatkan pada tiga tugas :
Identifikasi pesaing besar potensial
Identifikasi berbagai strategi dan taktik yang digunakan pesaing dan dampak potensialnya terhadap operasi ventura yang direncanakan
Identifikasi keuntungan persaingan tertentu dari ventura yang direncanakan dan pengembangan strategi yang didasarkan pada penekanan pada keuntungan tersebut.
Persyaratan teknis yang paling penting adalah :
Disain fungsional dari produk dan daya tarik penampilannya
Fleksibilitas, memungkinkan adanya modifikasi ciri luar dari produk untuk memenuhi permintaan konsumen atau perubahan teknologi dan persaingan
Daya tahan bahan baku produk
Bisa diandalkan
Keamanan produk
Daya guna yang bisa diterima
Kemudahan dan biaya pemeliharaan yang rendah
Standarisasi melalui dihilangkannya suku cadang
Sebelum memulai usaha baru hal pertama yang harus dilakukan adalah menganalisa usaha tersebut apakah usaha tersebut layak untuk dilanjutkan ketahap berikutnya atau tidak.Tingginya modal usaha menjadikan perlunya dilakukan penelitian yang komprehensif dan sistematisyang nantinya akan menentukan kelayakan dsan kemampuan dalam memperoleh keuntungan dari usaha baru tersebut dalam wktu yang lama.
1. Penetapan Kelayakan Usaha Baru
Banyak dana telah dikeluarkan didalam memulai usaha baru dan juga yang mengalami kebangkrutan dalam satu atau dua tahun. Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan usaha baru adalah kendali wirausahawan
Alasan utama kegagalan usaha baru adalah :
1. Pengetahuan pasar yang tidak memadai kelemahan ini termasuk juga kurangnya informasimengenai potensi permintaan untuk produk, untuk ukuran pasar sekarang dan masa yang akan datang, pangsa pasar yang bisa diharapkan secara realistis, dan metode distribussi yang memadai.
2. Kinerja produk yang salah seringkali produk baru tidak berfungsi seperti yang disebutkan yang ddisebabkan terlalu cepatnya pengembangan produksi dan uji ccoba produk, atau kendali mutu yang tidak memadai.
3. Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak efektif hasil yang buruk sering menunjukan usaha promosi yang salah arah dan tidak memadai dan kurangnya kemampuan dalam memecaahkan masalah yang ada dalam penjualan, pelayanan, atau kedekatan dengan pasar.
4. Tidak disadarinya tekanan persaingan usaha baru sering gagal karena wirausahawan tidak memperhitungkaan reaksi yang mungkin dilaakukan pesaing, seeperti potongan harga yang tinggi,atau diskon khusus kepada konssumen.
5. Keusangan produk yang terlalu cepat umur dari produk baru ceenderung semakin pendek, pada banyak industi kemajuan teknologi demikian cepat sehingga produk baru cepat usang sesudah diperkenalkan ke pasaran atau konssumen.
6. Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat, pemilihan waktu yang salah sering menyebabkan kegagalan,dikaareenaakan belum adanya permintaan pasar, atau keterlambatan produk tersebut diperkenaalkan ke pasaran.
7. Kapitalisasi yang tidak memadai, pengeluaran operasi yang tidak diprediksi, investasi yang berlebih-lebihan pada asset tetap, dan kesulitan keuangan yang berkaitan, masalah finansial tersebut merupakan penyebab kegagalan usaha baru.
2. Analisa Kelayakan Teknis
Setiap gagasan kewirausahaan apakah itu berupa produksi barang atupun jasa mempunyai aspek teknis yang haarus dianalisa sebelum gagasan usaha tersebut di implementasikan ke usaha yang seebenarnya. Ada dua langkah penting didalam proses analisa kelayakan teknis yaitu:
1. Identifikasi spesifikasi teknis penting.
2. Uji coba produk atau jasa untuk menemukan apakah ia memenuhi spesifikasi kinerja.
3. Identifikasi spesifikasi teknis penting
Evaluasi gagasan baru hendaknya dimulai dengan identifikasi persyaratan teknis yang kritis terhadap pasar.Persyaratan teknis yang paling penting adalah :
Disain fungsional dari produk dan daya tarik penampilannya
Fleksibilitas, memungkinkan adanya modifikasi ciri luar dari produk untuk memenuhi permintaan konsumen atau perubahan teknologi dan persaingan
4. Pengembangan dan Uji Coba Produk
Pengembangan dan uji coba produk termasuk juga studi rekayasa, uji laboratorium, evaluasi bahan baku alternatif, dan fabrikasi model dan prototip untuk uji lapangan. Untuk setiap tahap pengujian hasil negatif dan positif harus ditimbang dan dilakukan penyesuaian yang perlu.
5. Penilaian Peluang-Peluang Pasar
Tujuan dari pemasaran adalah memenuhi permintaan pelanggan.Riset Pasar adalah pengumpulan, pencatatan dan analisis secara sistematis, atas informasi yang berkaitan dengan pemasaran dan jasa.Riset pasar dapat membantu :
1. Menemukan pasar yang menguntungkan
2. Memilih produk yang dapat dijual
3. Menentukan perubahan dalam perilaku konsumen
4. Meningkatkan teknik-teknik pemasaran yang lebih baik
5. Merencanakan sasaran yang realistik
Tujuan riset pasar adalah mengumpulkaan informasi untuk pengambilan keputusan pada perasaan dan peendapatnya sendiri. Tiga aspek utama bagi riset pasar adalah :
1. Penelitian potensi pasar dan identifikasi pelanggan (pemakai) potensial.
2. Analisa seberapa besar perusahaan baru tersebut bisa memanfaatkan potensi pasar.
3. Penentuan peluang nyata pasar dan resiko-resiko melalui uji coba pasar.
6. Analisa Potensi Pasar
Penelitian mengenai potensi pasar bagi usaha baru mungkin melibatkan penilaian subyektif dan pribadi; tidak selalu ilmiah
7. Identifikasi Pasar Potensial
Potensi pasar adalah ungkapan mengenai peluang penjualan maksimum untuk produk atau jasa tertentu selama periode waktu yang ditentukan (misal: 1 tahun)
Langkah-langkah untuk mengidentifikasi dan mengestimasi potensi pasar adalah sbb :
1. Identifikasi pemakai akhir tertentu dari produk atau jasa
2. Identifikasi segmen pasar pokok, yaitu, kategori pelanggan yang relatif homogen
3. Menemukan atau memperkirakan volume pembelian potensial dalam tiap-tiap segmen pasar dan volume total dari semua segmen
Jawaban bagi pertanyaan berikut ini akan memudahkan perusahaan untuk mengidentifikasi pemakai potensial :
— Siapa yang merupakan pembeli potensial dari produk?
— Dimanakah pemakai potensial bertempat?
— Mengapa pelanggan potensial ingin membeli produk ini? Apa kebiasaan membeli mereka? Seberapa sering mereka membeli produk ini? Berapa jumlah rata-rata tiap pesanan?
— Berapa jumlah total permintaan produk ini? Berapa jumlah rata-rata tiap pesanan?
— Berapa jumlah total permintaan produk ini setiap bulannya atau setiap tahunnya?
— Bagaimana siklus permintaan?
— Bagaimana potensi pertumbuhan dari pasar ini?
8. Analisa Kelayakan Finansial
Adalah landasan untuk menentukan sumber daya finansial yang diperlukan untuk tingkat kegiatan tertentu dan laba yang bisa diharapkan
Langkah-langkah dalam analisa kelayakan finansial :
• Analisa semua kewajiban finansial dan kebutuhan pengeluaran secara mendetail
• Proyeksi sumber daya finansial yang tersedia dan dana-dana yang akan dihasilkan dalam operasi perusahaan
• Penting untuk menentukan secara sistematis aliran masuk, aliran keluar operasional yang diantisipasi dan aliran kas netto untuk periode waktu tertentu
• Apakah ia akan menghasilkan pengembalian pada modal yang diinvestasikan yang memuaskan
9. Penilaian Kemampuan Organisasional
Setiap bisnis usaha membutuhkan orang-orang dengan berbagai jenis keterampilan dan bakat untuk bekerja sama mencapai tujuan organisasional.
Dalam penilaian ini dilakukan :
• Penentuan kebutuhan personalia dan perancangan struktur organisasi awal
• Perbandingan kebutuhan dan ketersediaan personalia
Analisa Persaingan
Setiap bisnis usaha umumnya cenderung menghadapi dua jenis tekanan persaingan:
1. Persaingan langsung dari produk atau jasa yang identik dengan produk perusahaan itu pada pasar yang sama
2. Tekanan tidak langsung dari barang subtitusi
Pendekatan pragmatis untuk menganalisa tekanan persaingan dipusatkan pada tiga tugas :
Identifikasi pesaing besar potensial
Identifikasi berbagai strategi dan taktik yang digunakan pesaing dan dampak potensialnya terhadap operasi ventura yang direncanakan
Identifikasi keuntungan persaingan tertentu dari ventura yang direncanakan dan pengembangan strategi yang didasarkan pada penekanan pada keuntungan tersebut.
Persyaratan teknis yang paling penting adalah :
Disain fungsional dari produk dan daya tarik penampilannya
Fleksibilitas, memungkinkan adanya modifikasi ciri luar dari produk untuk memenuhi permintaan konsumen atau perubahan teknologi dan persaingan
Daya tahan bahan baku produk
Bisa diandalkan
Keamanan produk
Daya guna yang bisa diterima
Kemudahan dan biaya pemeliharaan yang rendah
Standarisasi melalui dihilangkannya suku cadang
Jumat, 07 Januari 2011
Aljabar Rasional
Aljabar Rasional 2
11.jpg
1. Cari no pegawai, nama pegawai dan alamat untuk semua pegawai yang memiliki hubungan keluarga. (Tabel pegawai) ;
2. Cari nama dan alamat untuk semua pegawai yang bekerja pada departemen “Research”. (Tabel pegawai dan departemen)
Jawab :
ρ(Namdres , EMPLOYEES >< DEPARTEMENT >< LOCATIONS ) π first_name, street_address ( Namdres / (π department_id (σ department_name = ‘ Research ‘ DEPARTEMENT)) SQL ; select E.first_name, L.street_address from EMPLOYEES E,DEPARTEMENT D, LOCATIONS L where E.depart _ID=D.departement_ID and D.departement_name= ‘ Research ‘ and D.location_ID=L.loc_ID; 3. Tampilkan nomor project, nomor department, nama manager department, alamat dan tanggal lahir, untuk project yang berlokasi di “Stafford”. Jawab : ρ (Nodept , EMPLOYEES >< JOBS >< DEPARTEMENTS >< LOCATIONS (σ state_province = ‘stafford’ LOCATIONS)) π job_ID, department_ID,first_name, street_address,mire_date (Nodept) SQL : Select J.job_ID, D.department_ID, E.first_name, L.street_address,E.mire_date From EMPLOYEES E, JOBS J, DEPARTEMENTS D, LOCATIONS L Where L.state_province=’stafford’ and D.Loc_ID=L.location_ID and D.man_ID=E.manager_ID; 4. Cari nama pegawai yang bekerja pada semua project yang dikontrol oleh nomor department 5. Jawab ; Ρ (emjob, EMPLOYEES >< JOBS)
Π first_name(emjob/( π department_ID(σ department_ID = ‘ 5 ‘ DEPARTEMENTS))
SQL;
Select E.first_name
From EMPLOYEES E,DEPARTEMENT D, JOBS J
Where D.departement_ID=’5’ and J.Job_ID=E.jobs_ID;
11.jpg
1. Cari no pegawai, nama pegawai dan alamat untuk semua pegawai yang memiliki hubungan keluarga. (Tabel pegawai) ;
2. Cari nama dan alamat untuk semua pegawai yang bekerja pada departemen “Research”. (Tabel pegawai dan departemen)
Jawab :
ρ(Namdres , EMPLOYEES >< DEPARTEMENT >< LOCATIONS ) π first_name, street_address ( Namdres / (π department_id (σ department_name = ‘ Research ‘ DEPARTEMENT)) SQL ; select E.first_name, L.street_address from EMPLOYEES E,DEPARTEMENT D, LOCATIONS L where E.depart _ID=D.departement_ID and D.departement_name= ‘ Research ‘ and D.location_ID=L.loc_ID; 3. Tampilkan nomor project, nomor department, nama manager department, alamat dan tanggal lahir, untuk project yang berlokasi di “Stafford”. Jawab : ρ (Nodept , EMPLOYEES >< JOBS >< DEPARTEMENTS >< LOCATIONS (σ state_province = ‘stafford’ LOCATIONS)) π job_ID, department_ID,first_name, street_address,mire_date (Nodept) SQL : Select J.job_ID, D.department_ID, E.first_name, L.street_address,E.mire_date From EMPLOYEES E, JOBS J, DEPARTEMENTS D, LOCATIONS L Where L.state_province=’stafford’ and D.Loc_ID=L.location_ID and D.man_ID=E.manager_ID; 4. Cari nama pegawai yang bekerja pada semua project yang dikontrol oleh nomor department 5. Jawab ; Ρ (emjob, EMPLOYEES >< JOBS)
Π first_name(emjob/( π department_ID(σ department_ID = ‘ 5 ‘ DEPARTEMENTS))
SQL;
Select E.first_name
From EMPLOYEES E,DEPARTEMENT D, JOBS J
Where D.departement_ID=’5’ and J.Job_ID=E.jobs_ID;
Apa itu posgreSQL ?
PostgreSQL adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan fitur yang berguna untuk replikasi basis data. Fitur-fitur yang disediakan PostgreSQL antara lain DB Mirror, PGPool, Slony, PGCluster, dan lain-lain.
Pengguna PostgreSQL
ü Yahoo! untuk analisa prilaku pengguna web, menyimpan 2 petabyte data dan mengklaim sebagai gudang data terbesar. Menggunakan versi PostgreSQL yang dimodifikasi, dengan engine penyimpanan berbasis kolom yang sepenuhnya berbeda.
ü MySpace, situs jejaring sosial populer, menggunakan basisdata Aster nCluster untuk gudang data, dibangun diatas PostgreSQL tanpa modifikasi.
ü OpenStreetMap, proyek kolaboratif untuk menciptakan peta dunia yang bebas sunting.
ü Afilias, register domain untuk .org, .info, dan sebagainya.
ü Sony Online multiplayer online game.
ü BASF, platform belanja untuk portal agribisnisnya.
ü hi5.com portal jejaring sosial.
ü Skype aplikasi VoIP, basisdata pusat bisnis.
ü Sun xVM, perangkat lunak virtualisasi dan otomasi datacenter milik Sun
Pengguna PostgreSQL
ü Yahoo! untuk analisa prilaku pengguna web, menyimpan 2 petabyte data dan mengklaim sebagai gudang data terbesar. Menggunakan versi PostgreSQL yang dimodifikasi, dengan engine penyimpanan berbasis kolom yang sepenuhnya berbeda.
ü MySpace, situs jejaring sosial populer, menggunakan basisdata Aster nCluster untuk gudang data, dibangun diatas PostgreSQL tanpa modifikasi.
ü OpenStreetMap, proyek kolaboratif untuk menciptakan peta dunia yang bebas sunting.
ü Afilias, register domain untuk .org, .info, dan sebagainya.
ü Sony Online multiplayer online game.
ü BASF, platform belanja untuk portal agribisnisnya.
ü hi5.com portal jejaring sosial.
ü Skype aplikasi VoIP, basisdata pusat bisnis.
ü Sun xVM, perangkat lunak virtualisasi dan otomasi datacenter milik Sun
paradox windows
Paradox untuk Windows adalah produk jelas berbeda dihasilkan oleh tim yang berbeda dari pemrogram. Meskipun fitur utama dari produk DOS, QBE dan mesin database, adalah port menjaga kode DOS, ada sebuah terobosan besar dalam kompatibilitas dari PAL ke ObjectPAL dan perpindahan ke metafora desain GUI untuk Formulir dan Laporan. Perubahan ObjectPAL kontroversial tapi terpaksa karena PAL didasarkan pada tindakan merekam keystroke yang tidak setara di Windows. Sebuah bahasa pemrograman berbasis berdasarkan ide dari Hypercard digunakan di tempat merekam keystroke. Bentuk-bentuk dan Laporan desainer digunakan perangkat independen scaling termasuk kemampuan untuk bekerja dalam mode yang diperbesar untuk tata letak rinci. Hak-klik mouse digunakan untuk mengakses Formulir dan properti Laporan, terinspirasi oleh Xerox Alto dan Smalltalk, dengan cara yang sekarang hampir universal untuk program Windows. The ObjectPAL adalah (seperti Hypercard) terkait dengan objek visual – juga mengungkapkan dengan klik kanan. Properti inspeksi dan alat-alat tata letak bisa “ditempelkan up” untuk tinggal di layar, ide yang dipinjam dari NeXT dan sekarang cukup banyak digunakan pada Windows.
Untuk tahun pertama sekitar pembangunan kode berorientasi obyek ditulis dalam C dibantu oleh macro, sampai Turbo C + + yang tersedia di titik mana sisa bagian kode ditulis dalam C + +. Para manajer produk sampai pengiriman versi 1.0 Joe Duncan. Pengembangan dan tim QA berjumlah sekitar 30 orang.
Kedua Paradox untuk Windows dan Quattro Pro untuk Windows, sebuah proyek erat terkait, mulai pembangunan menggunakan versi beta dari Windows 3.0, pada musim semi 1990. Paradoks / Windows berakhir sampai tertunda sekitar satu tahun di luar rencana semula, pengiriman tahun 1993 awal. Alasan yang banyak, tapi tidak sepenuhnya mengejutkan untuk penulisan ulang besar, dalam bahasa OO dengan alat baru, beralih ke paradigma GUI, pada dasarnya apa yang sistem operasi versi pertama. Namun hal ini merupakan masalah besar bagi perusahaan dan Microsoft Access Pengarungan berhasil beberapa bulan menjelang Paradox untuk Windows, pemasaran utama dimenangkan oleh Microsoft.
Pada tahun 1990 Borland juga mulai bekerja pada sebuah tiruan dBASE internal untuk kedua DOS dan Windows, ditulis dalam assembler, yang direncanakan untuk kapal pada tahun 1992. Pada awal tahun 1992 menjadi jelas bahwa Ashton-Tate dalam kesulitan pada pengembangan versi Windows produk mereka dan diaktifkan Borland rencana, bukan mengakuisisi perusahaan dan pengurapan proyek internal mereka sebagai penerus resmi. Bagian dari akuisisi Ashton-Tate adalah database Interbase dan diputuskan bahwa Paradox / W harus dapat bekerja dengan Interbase serta mesin Paradox dan hal ini menyebabkan terciptanya sebuah mesin IDAPI berbasis di sekitar Interbase.
Meskipun padat tindak pada versi dengan perbaikan untuk kegunaan untuk pengguna entry-level, Paradox memudar dari pasar. Tersebut termasuk dalam penjualan produk-produk Borland ke WordPerfect, yang pada gilirannya dijual kembali sebagai WordPerfect masuk ke produk-produk keuangan, dan pada saat saat menulis Paradox untuk Windows, WordPerfect dan Quattro Pro untuk Windows semua dimiliki oleh Corel dan dijual sebagai bagian suite kantor mereka. dBASE untuk Windows datang terlambat untuk menjadi pemain signifikan di pasar Windows, paling dBASE programmer saat itu telah pindah ke Microsoft FoxBASE, alat database yang sangat mirip. Borland sendiri mempertahankan Interbase / server IDAPI dan memfokuskan upaya pada alat nya Delphi yang selama bertahun-tahun memberinya sebuah berpengaruh tapi kecil bagian dari pasar data berorientasi pengembang.
Corel Paradox
Corel memperoleh hak tertentu untuk mengembangkan dan memasarkan Paradox pada pertengahan tahun 90-an dan merilis Corel Paradox 8 pada tahun 1997. Paradoks ini juga dibundel dalam versi profesional yang WordPerfect Office suite. Hal ini telah merilis versi Office Professional Edition 9, 10, 11, 12, X3 dan X4. Versi terbaru dari Paradoks dirilis oleh Corel adalah 11.0.0.663 yang dipaketkan dengan Service Pack 1 X4
Paradox Users
Ada Paradox basis pengguna yang kuat, terutama berpusat di sekitar Komunitas Paradox dan newsgroup yang berhubungan. Banyak yang merasa dikecewakan oleh Borland dan Corel karena mereka percaya bahwa Paradox lebih unggul daripada semua DBMSes desktop lain di sekitar. [Rujukan?]
Meskipun ada banyak penggemar ObjectPAL, bahasa pemrograman untuk Paradox / Windows, PAL / script DOS tidak dapat dengan mudah bermigrasi; model objek dan peristiwa-benar berbeda memaksa pengembang menggunakan PAL untuk menulis ulang sepenuhnya aplikasi database mereka.
Untuk tahun pertama sekitar pembangunan kode berorientasi obyek ditulis dalam C dibantu oleh macro, sampai Turbo C + + yang tersedia di titik mana sisa bagian kode ditulis dalam C + +. Para manajer produk sampai pengiriman versi 1.0 Joe Duncan. Pengembangan dan tim QA berjumlah sekitar 30 orang.
Kedua Paradox untuk Windows dan Quattro Pro untuk Windows, sebuah proyek erat terkait, mulai pembangunan menggunakan versi beta dari Windows 3.0, pada musim semi 1990. Paradoks / Windows berakhir sampai tertunda sekitar satu tahun di luar rencana semula, pengiriman tahun 1993 awal. Alasan yang banyak, tapi tidak sepenuhnya mengejutkan untuk penulisan ulang besar, dalam bahasa OO dengan alat baru, beralih ke paradigma GUI, pada dasarnya apa yang sistem operasi versi pertama. Namun hal ini merupakan masalah besar bagi perusahaan dan Microsoft Access Pengarungan berhasil beberapa bulan menjelang Paradox untuk Windows, pemasaran utama dimenangkan oleh Microsoft.
Pada tahun 1990 Borland juga mulai bekerja pada sebuah tiruan dBASE internal untuk kedua DOS dan Windows, ditulis dalam assembler, yang direncanakan untuk kapal pada tahun 1992. Pada awal tahun 1992 menjadi jelas bahwa Ashton-Tate dalam kesulitan pada pengembangan versi Windows produk mereka dan diaktifkan Borland rencana, bukan mengakuisisi perusahaan dan pengurapan proyek internal mereka sebagai penerus resmi. Bagian dari akuisisi Ashton-Tate adalah database Interbase dan diputuskan bahwa Paradox / W harus dapat bekerja dengan Interbase serta mesin Paradox dan hal ini menyebabkan terciptanya sebuah mesin IDAPI berbasis di sekitar Interbase.
Meskipun padat tindak pada versi dengan perbaikan untuk kegunaan untuk pengguna entry-level, Paradox memudar dari pasar. Tersebut termasuk dalam penjualan produk-produk Borland ke WordPerfect, yang pada gilirannya dijual kembali sebagai WordPerfect masuk ke produk-produk keuangan, dan pada saat saat menulis Paradox untuk Windows, WordPerfect dan Quattro Pro untuk Windows semua dimiliki oleh Corel dan dijual sebagai bagian suite kantor mereka. dBASE untuk Windows datang terlambat untuk menjadi pemain signifikan di pasar Windows, paling dBASE programmer saat itu telah pindah ke Microsoft FoxBASE, alat database yang sangat mirip. Borland sendiri mempertahankan Interbase / server IDAPI dan memfokuskan upaya pada alat nya Delphi yang selama bertahun-tahun memberinya sebuah berpengaruh tapi kecil bagian dari pasar data berorientasi pengembang.
Corel Paradox
Corel memperoleh hak tertentu untuk mengembangkan dan memasarkan Paradox pada pertengahan tahun 90-an dan merilis Corel Paradox 8 pada tahun 1997. Paradoks ini juga dibundel dalam versi profesional yang WordPerfect Office suite. Hal ini telah merilis versi Office Professional Edition 9, 10, 11, 12, X3 dan X4. Versi terbaru dari Paradoks dirilis oleh Corel adalah 11.0.0.663 yang dipaketkan dengan Service Pack 1 X4
Paradox Users
Ada Paradox basis pengguna yang kuat, terutama berpusat di sekitar Komunitas Paradox dan newsgroup yang berhubungan. Banyak yang merasa dikecewakan oleh Borland dan Corel karena mereka percaya bahwa Paradox lebih unggul daripada semua DBMSes desktop lain di sekitar. [Rujukan?]
Meskipun ada banyak penggemar ObjectPAL, bahasa pemrograman untuk Paradox / Windows, PAL / script DOS tidak dapat dengan mudah bermigrasi; model objek dan peristiwa-benar berbeda memaksa pengembang menggunakan PAL untuk menulis ulang sepenuhnya aplikasi database mereka.
ms access
Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek
Microsoft merilis Microsoft Access 1.0 pada bulan November 1992 dan dilanjutkan dengan merilis versi 2.0 pada tahun 1993. Microsoft menentukan spesifikasi minimum untuk menjalankan Microsoft Access 2.0 adalah sebuah komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 3.0, RAM berkapasitas 4 megabyte (6 megabyte lebih disarankan) dan ruangan kosong hard disk yang dibutuhkan 8 megabyte (14 megabyte lebih disarankan). Versi 2.0 dari Microsoft Access ini datang dengan tujuh buah disket floppy 3½ inci berukuran 1.44 megabyte.
Perangkat lunak tersebut bekerja dengan sangat baik pada sebuah basis data dengan banyak record tapi terdapat beberapa kasus di mana data mengalami kerusakan. Sebagai contoh, pada ukuran basis data melebihi 700 megabyte sering mengalami masalah seperti ini (pada saat itu, memang hard disk yang beredar masih berada di bawah 700 megabyte). Buku manual yang dibawanya memperingatkan bahwa beberapa kasus tersebut disebabkan oleh driver perangkat yang kuno atau konfigurasi yang tidak benar.
Nama kode (codename) yang digunakan oleh Access pertama kali adalah Cirrus yang dikembangkan sebelum Microsoft mengembangkan Microsoft Visual Basic, sementara mesin pembuat form antarmuka yang digunakannya dinamakan dengan Ruby. Bill Gates melihat purwarupa (prototype) tersebut dan memutuskan bahwa komponen bahasa pemrograman BASIC harus dikembangkan secara bersama-sama sebagai sebuah aplikasi terpisah tapi dapat diperluas. Proyek ini dinamakan dengan Thunder. Kedua proyek tersebut dikembangkan secara terpisah, dan mesin pembuat form yang digunakan oleh keduanya tidak saling cocok satu sama lainnya. Hal tersebut berakhir saat Microsoft merilis Visual Basic for Applications (VBA).
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek
Microsoft merilis Microsoft Access 1.0 pada bulan November 1992 dan dilanjutkan dengan merilis versi 2.0 pada tahun 1993. Microsoft menentukan spesifikasi minimum untuk menjalankan Microsoft Access 2.0 adalah sebuah komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 3.0, RAM berkapasitas 4 megabyte (6 megabyte lebih disarankan) dan ruangan kosong hard disk yang dibutuhkan 8 megabyte (14 megabyte lebih disarankan). Versi 2.0 dari Microsoft Access ini datang dengan tujuh buah disket floppy 3½ inci berukuran 1.44 megabyte.
Perangkat lunak tersebut bekerja dengan sangat baik pada sebuah basis data dengan banyak record tapi terdapat beberapa kasus di mana data mengalami kerusakan. Sebagai contoh, pada ukuran basis data melebihi 700 megabyte sering mengalami masalah seperti ini (pada saat itu, memang hard disk yang beredar masih berada di bawah 700 megabyte). Buku manual yang dibawanya memperingatkan bahwa beberapa kasus tersebut disebabkan oleh driver perangkat yang kuno atau konfigurasi yang tidak benar.
Nama kode (codename) yang digunakan oleh Access pertama kali adalah Cirrus yang dikembangkan sebelum Microsoft mengembangkan Microsoft Visual Basic, sementara mesin pembuat form antarmuka yang digunakannya dinamakan dengan Ruby. Bill Gates melihat purwarupa (prototype) tersebut dan memutuskan bahwa komponen bahasa pemrograman BASIC harus dikembangkan secara bersama-sama sebagai sebuah aplikasi terpisah tapi dapat diperluas. Proyek ini dinamakan dengan Thunder. Kedua proyek tersebut dikembangkan secara terpisah, dan mesin pembuat form yang digunakan oleh keduanya tidak saling cocok satu sama lainnya. Hal tersebut berakhir saat Microsoft merilis Visual Basic for Applications (VBA).
Jumat, 12 November 2010
My SQL
MYSQL
MySQL merupakan salah satu program pengolah basis data yang cukup terkenal dikalangan pembuat web (web master) hal ini disebabkan beberapa faktor:
• Free license (open source), sehingga sebagai pengembang web tidak perlu khawatir dengan masalah lisensi. Namun harus dilihat lagi lebih detail bagaimana end user license agreement-nya di situs resmi mysql (www.mysql.com)
• Ukuran file datanya relatif kecil.
• Performance-nya cukup baik.
• Pengoperasiannya mudah bahkan dengan banyaknya program client berbasis GUI (graphical user interface) membuat user lebih mudah dalam mengolah data di mysql.
• Banyaknya dukungan server web hosting di internet yang menggunakan mysql sebagai DBMS-nya, arsitekturnya sudah berbasis client-server.
• Termasuk kategori database server sehingga fitur-fitur yang berhubungan dengan database server sudah terdapat didalamnya. diantaranya fitur multi-concurent user, hot backup dan cold backup, recovery.
Untuk mendapatkan program master mysql dapat di download melalui situs resmi mysql, yaitu: http://www.mysql.com. Untuk file distribusi yang disediakan cukup banyak pilihannya. mulai dari plattform apa yang digunakan (sistem operasi), jenis file distribusi (versi instalasi atau versi no-install dalam file terkompresi).
Selain mengakses melalui console/ shell dengan menggunakan command text, mysql juga dapat diakses menggunakan program client berbasis GUI yang saat ini banyak di kembangkan oleh komunitas open source di internet. Berikut adalah contohnya: MySQL-Front (desktop-based), PHPMyAdmin (web-based). Dengan menggunakan program berbasis GUI tersebut pengguna database ini lebih mudah dan dimanjakan dengan tampilannya yang visual dan user friendly. Namun yang perlu diperhatikan walaupun program GUI seperti ini mempermudah user dalam mengoperasikan mysql tentu saja tidak semua fitur-fitur yang terdapat di dalam mysql sudah didukung oleh program GUI tersebut. Hal ini disebabkan program GUI tersebut masih dalam pengembangan dan dibuat oleh komunitas open source yang tentu saja memerlukan waktu untuk menjadi versi release (final).
Berikut adalah beberapa contoh perintah dasar di MySQL menggunakan command shell text:
• Menjalankan service MySQL, sebelum login kedatabase mysql terlebih dahulu service mysql dijalankan. biasanya service ini diaktifkan secara otomatis oleh MySQL ketika pertama kali di install. Jika otomatis dijalankan, maka service ini akan aktif secara otomatis ketika sistem operasi start up/ jalan.
C:\MySQL\Bin> mysqld [enter]
• Menjalankan / Login ke MySQL. Untuk login ke mysql perintah yang digunakan adalah [mysql] lalu diikuti parameter [-h] untuk host tempat dimana mysql tersebut di install, misal: localhost. [-u] untuk username dari user yang punya akses ke mysql, defaultnya adalah user: root atau tanpa username. [-p] untuk password dari user yang berhak mengakses mysql, defaultnya: root atau tanpa password.
C:\MySQL\Bin>mysql -h [host] -u [username] -p [enter]
masukkan password:
• Keluar/ Logout dari MyQSL
MySQL> exit [enter] atau
MySQL> quit [enter] atau
MySQL> \q [enter]
• Menampilkan versi database MySQL yang di install
MySQL> SHOW VERSION; [enter]
• Menampilkan daftar database yang ada dalam MySQL
MySQL> SHOW DATABASES; [enter]
• Memilih/ mengaktifkan database yang akan digunakan
MySQL> USE [nama database yang akan di aktifkan]; [enter]
• Menampilkan daftar tabel yang ada dalam database yang aktif
MySQL> SHOW TABLES; [enter]
• Melihat struktur tabel [misal: tabel mahasiswa]
MySQL> DESC mahasiswa; [enter]
• Melakukan backup database (dumping)
C:\MySQL\Bin>mysqldump -h [host] -u [username] [database-source] > “path” [enter]
keterangan: database-source diisi dengan nama database yang akan di backup, path diisi dengan lokasi dan nama file tempat file backup dibuat.
contoh:
C:\MySQL\Bin>mysqldump -h localhost -u root akademik > “d:\akademik.sql” [enter]
• Melakukan restore database
C:\MySQL\Bin>mysql -h localhost -u root akademik < “d:\akademik.sql” [enter] keterangan: tanda “<” [kurang dari] = memasukkan database dari luar. pada contoh nama file backupnya “akademik.sql” dan nama database tujuan didalam mysql “akademik” • Membuat user baru sekaligus memberikan hak akses MySQL> GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO ‘rudy’ IDENTIFIED BY ‘rudy’; [enter]
keterangan: GRANT = perintah untuk memberikan hak akses, ALL = semua hak akses (administrator) diberikan kepada user, *.* = diijinkan untuk mengakses semua database dan semua tabel didalam database mysql, TO ‘rudy’ = user name-nya rudy, IDENTIFIED BY ‘rudy’ = passwordnya adalah rudy dengan menggunakan fungsi enkripsi password yang tersapat di mysql.
• Mengambil hak akses user yang telah diberikan sebelumnya
MySQL> REVOKE ALL PRIVILEGES FROM ‘rudy’; [enter]
keterangan: fungsi REVOKE adalah perintah untuk mengambil kembali hak akses seorang user yang diberi hak akses didalam database mySQL. penambahan atribut ALL artinya semua hak akses yang pernah diberikan kepada user tersebut akan di cabut/ ambil semuanya. fungsi ini hanya mengambil kembali hak akses user tersebut tetapi tidak menghapus account user tersebut dari daftar user yang terdapat didalam tabel user didalam database mySQL. Jadi user tersebut tetap terdaftar didalam daftar user mySQL tetapi sudah tidak memiliki hak akses lagi didalam database. Untuk melakukan penghapusan account user tersebut secara permanen dari daftar user di database mySQL, maka harus dilakukan proses penghapusan secara manual menggunakan perintah SQL DELETE.
• Mengetahui User yang Terdaftar di Database mySQL
Login ke Database mySQL terlebih dahulu sebagai administrator,
Aktifkan database mySQL menggunakan perintah: USE mysql; [enter]
Tampilkan daftar tabel-tabel didalam database mySQL yang sudah aktif: SHOW TABLES; [enter]
Dari semua tabel yang ditampilkan didalam database mySQL, terdapat tabel ‘user’ yang menyimpan informasi semua user yang terdaftar dan hak aksesnya apa saja.
Tampilkan semua user yang ada didalam tabel user: SELECT * FROM user; [enter]
Jika terlalu banyak kolom yanng ditampilkan, maka dapat dipilih kolom-kolom tertentu saja yang ingin ditampilkan dari tabel ‘user’ tersebut.
misal: SELECT user, password, host FROM user; [enter]
perintah diatas adalah perintah untuk menampilkan semua user yang terdaftar didalam tabel ‘user’ dengan menampilkan informasi username, passwordnya, dan host masing-masing user tersebut.
• Beda Host [localhost] dan Host [AnyHOst/ %] pada kolom Host di tabel ‘user’
Jika dari daftar user yang ditampilkan dari tabel ‘user’ ada informasi localhost pada host user tersebut, itu berarti user tersebut hanya dapat mengakses/ login ke database server mySQL di komputer host/ komputer dimana database mySQL tersebut di install dan tidak dapat diakses secara remote/ jarak jauh. Jika ada informasi simbol ‘%’ atau persen pada bagian host user tersebut itu artinya anyhost, bahwa user tersebut dapat mengakses database server mySQL baik secara localhost maupun secara remote/ jarak jauh.
1. Portability
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2. Open Source
MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
3. Multiuser
MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4. Performance tuning
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5. Column types
MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6. Command dan functions
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam query.
7. Security
MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.
8. Scalability dan limits
MySQL mampu menangani database dalam skala besar, dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9. Connectivity
MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
10. Localisation
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada client dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meskipun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk didalamnya.
11. Interface
MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
12. Clients dan tools
MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.
13. Struktur table
MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan database lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
MySQL sangat populer dalam aplikasi web seperti MediaWiki (perangkat lunak yang dipakai Wikipedia dan proyek-proyek sejenis) dan PHP-Nuke dan berfungsi sebagai komponen basis data dalam LAMP. Popularitas sebagai aplikasi web dikarenakan kedekatannya dengan popularitas PHP, sehingga seringkali disebut sebagai Dynamic Duo.
Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Juga dapat diunduh dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin. Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL.
Fitur MySQL
Kalau di seri 3.22 MySQL mulai diadopsi banyak orang dan meningkat populasi penggunanya, maka di seri 3.23 dan 4.0-lah terjadi banyak peningkatan dari sisi teknologi. Ini tidak terlepas dari tuntutan pemakai yang semakin mengandalkan MySQL, namun membutuhkan fitur-fitur yang lebih banyak lagi.
Seri 3.23. Di seri 3.23 MySQL menambahkan tiga jenis tabel baru: pertama MyISAM, yang sampai sekarang menjadi tipe tabel default; kedua BerkeleyDB, yang pertama kali menambahkan kemampuan transaksi pada MySQL; dan ketiga InnoDB, primadona baru yang potensial.
Seri 4.x. Di seri yang baru berjalan hingga 4.0 tahap alfa ini, pengembang MySQL berjanji akan menjadikan MySQL satu derajat lebih tinggi lagi. Fitur-fitur yang sejak dulu diminta akan dikabulkan, seperti subselek (di 4.1), union (4.0), foreign key constraint (4.0 atau 4.1—meski InnoDB sudah menyediakan ini di 3.23.x), stored procedure (4.1), view (4.2), cursor (4.1 atau 4.2), trigger (4.1). MySQL AB tetap berdedikasi mengembangkan dan memperbaiki MySQL, serta mempertahankan MySQL sebagai database open source terpopuler.
Keunggulan MySQL
Penyebab utama MySQL begitu popular di kalangan Web adalah karena ia memang cocok bekerja di lingkungan tersebut. Pertama, MySQL tersedia di berbagai platform Linux dan berbagai varian Unix. Sesuatu yang tidak dimiliki Access, misalnya—padahal Access amat popular di platform Windows. Banyak server Web berbasiskan Unix, ini menjadikan Access otomatis tidak dapat dipakai karena ia pun tidak memiliki kemampuan client-server/networking.
Kedua, fitur-fitur yang dimiliki MySQL memang yang biasanya banyak dibutuhkan dalam aplikasi Web. Misalnya, klausa LIMIT SQL-nya, praktis untuk melakukan paging. Atau jenis indeks field FULLTEXT, untuk full text searching. Atau sebutlah kekayaaan fungsi-fungsi builtinnya, mulai dari memformat dan memanipulasi tanggal, mengolah string, regex, enkripsi dan hashing. Yang terakhir misalnya, praktis untuk melakukan penyimpanan password anggota situs.
Ketiga, MySQL memiliki overhead koneksi yang rendah. Soal kecepatan melakukan transaksi atau kinerja di kondisi load tinggi mungkin bisa diperdebatkan dengan berbagai benchmark berbeda, tapi kalau soal yang satu ini MySQL-lah juaranya. Karakteristik ini membuat MySQL cocok bekerja dengan aplikasi CGI, di mana di setiap request skrip akan melakukan koneksi, mengirimkan satu atau lebih perintah SQL, lalu memutuskan koneksi lagi. Cobalah melakukan hal ini dengan Interbase atau bahkan Oracle. Maka dengan load beberapa request per detik saja server Web/database Anda mungkin akan segera menyerah karena tidak bisa mengimbangi beban ini.
Langganan:
Postingan (Atom)